Cara Mengutip dari Jurnal, Buku, dan Website/Internet yang Benar

Bagaimana cara mengutip dari jurnal, buku, website/internet yang benar? Jika kamu penasaran, simak penjelasannya di sini.

Originalitas merupakan hal yang penting dalam menyusun karya tulis ilmiah. Kita tidak boleh asal mencantumkan gagasan atau kalimat orang lain ke dalam karya tulis kita. Jika kita asal mengambil ide atau gagasan orang lain, kita bisa dituduh melakukan tindakan plagiarisme.

Apabila ingin menggunakan ide atau kalimat orang lain sebagai bahan referensi, kita perlu memperhatikan cara menulis kutipan yang benar. Memahami bagaimana cara mengutip yang benar akan menghindarkan tulisan kita dari unsur plagiarisme. Nah, dalam artikel ini akan dijelaskan bagaimana cara mengutip yang benar dari berbagai sumber, mulai dari jurnal, buku, hingga website atau internet. Namun sebelum itu, mari kita pelajari pengertian kutipan terlebih dahulu.

Jasa Proofreading Dokumen

Daftar Isi

Pengertian Kutipan

Kutipan adalah pinjaman kalimat atau gagasan orang lain yang diambil dari sumber tertentu. Mengutip artinya penulis meminjam kalimat atau gagasan orang lain ke dalam tulisannya. Umumnya, penulis mengutip suatu kalimat atau gagasan orang lain untuk memperkokoh argumen atau analisanya. Kalimat atau ide tersebut biasanya diambil dari pernyataan tokoh terkenal yang dimuat di dalam buku, artikel website, majalah, surat kabar, atau jurnal ilmiah.

Secara umum, kutipan terbagi menjadi dua jenis, yaitu kutipan langsung dan tidak langsung. Kutipan langsung adalah jenis kutipan yang ditulis sama persis sesuai dengan kalimat aslinya. Sementara kutipan tidak langsung adalah jenis kutipan yang ditulis menggunakan bahasa sendiri.

Kutipan Langsung

Kutipan langsung adalah kalimat atau gagasan orang lain yang disalin sesuai aslinya. Penulis langsung menyalin kalimat yang akan dikutip tanpa mengubah kalimat aslinya.

Prinsip Mengutip Secara Langsung

Dalam menulis kutipan langsung, kita harus memperhatikan aturan penulisannya agar terhindar dari plagiarisme. Adapun prinsip mengutip secara langsung adalah sebagai berikut.

1. Jangan melakukan perubahan

Saat mengutip secara langsung, kita harus menulisnya sama persis dengan kalimat aslinya. Kita tidak boleh melakukan perubahan pada kalimat tersebut. Jika terpaksa melakukan perubahan untuk tujuan tertentu, kita harus menambahkan keterangan yang ditulis dalam tanda kurung segi empat […].

Contoh: [cetak tebal dari penulis]

2. Beri tanda [sic!] jika ada kesalahan

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa kita tidak boleh melakukan perubahan saat mengutip secara langsung. Bahkan saat ada kesalahan penulisan pada kalimat aslinya, kita juga tidak boleh memperbaikinya. Tulis kutipan sesuai kalimat aslinya dan beri catatan singkat [sic!] jika ada kesalahan. Arti tanda tersebut adalah kesalahan berasal kalimat aslinya. Jadi, pengutip tidak bertanggung jawab atas kesalahan tersebut.

Contoh: hal itu memiliki makan [sic!] yang ambigu.

3. Beri tanda ellipsis untuk menghilangkan bagian kalimat

Kita diperbolehkan untuk menghilangkan bagian yang dikutip, asal tidak mengakibatkan perubahan makna. Jika kita ingin menghilangkan beberapa kata saja, cukup dengan menambahkan tanda ellipsis atau titik tiga. Namun, jika yang dihilangkan lebih dari satu baris, perlu diganti dengan titik sepanjang satu barisan.

Contoh: … dalam hal penerjemahan, teori-teori tidaklah penting.

Kutipan Langsung Pendek

Syarat penulisan kutipan langsung pendek:

  • APA Style: jika panjang kalimat yang dikutip tidak lebih dari 40 kata.
  • MLA Style: jika panjang kalimat yang dikutip tidak lebih dari 4 baris.

Cara Menulis Kutipan Langsung Pendek

Cara menulis kutipan langsung pendek adalah:

  • Kutipan diintegrasikan langsung dalam teks;
  • Ukuran font dan spasi sama dengan teks lainnya;
  • Kutipan harus diapit dengan tanda petik (“…”);
  • Sumber kutipan ditulis sedekat mungkin dengan kutipan, menggunakan format yang sama dengan daftar pustaka (bisa APA Style, MLA Style, atau format lainnya).

Contoh penulisan kutipan langsung pendek dari sumber tertulis yang benar adalah:

Mendukung pendapat ini, Crystal (1987, p.344) mengatakan bahwa “tujuan penerjemahan adalah memberikan padanan makna antara bahasa sumber dan bahasa sasaran.”

Atau

“Tujuan penerjemahan adalah memberikan padanan makna antara bahasa sumber dan bahasa sasaran” (Crystal, 1987, p.344).

Kutipan Langsung Panjang

Syarat penulisan kutipan langsung panjang:

  • APA Style: jika panjang kalimat yang dikutip lebih dari 40 kata.
  • MLA Style: jika panjang kalimat yang dikutip lebih dari 4 baris.

Cara Menulis Kutipan Langsung Panjang

Cara menulis kutipan langsung panjang adalah:

  • Kutipan dipisahkan dengan kalimat lainnya;
  • Ditulis menjorok ke dalam dari margin kiri;
  • Tidak harus diapit dengan tanda kutip (boleh ada, boleh tidak);
  • Sumber kutipan ditulis sedekat mungkin dengan kutipan, menggunakan format yang sama dengan daftar pustaka (bisa APA Style, MLA Style, atau format lainnya).

Contoh penulisan kutipan langsung panjang dari sumber tertulis yang benar adalah:

contoh penulisan kutipan langsung panjang

Kutipan Tidak Langsung

Kutipan tidak langsung adalah kalimat atau ide orang lain yang disalin menggunakan kalimat sendiri. Jadi penulis tidak menulis sama persis dengan kalimat aslinya.

Cara Menulis Kutipan Tidak Langsung

Berikut adalah cara menulis kutipan tidak langsung:

  • Ditulis ulang dengan gaya bahasa sendiri tanpa merubah makna kutipan;
  • Kutipan diintegrasikan langsung dalam teks (tidak dipisah);
  • Kutipan tidak diapit dengan tanda petik;
  • Sumber kutipan ditulis sedekat mungkin dengan kutipan, menggunakan format yang sama dengan daftar pustaka (bisa APA Style, MLA Style, atau format lainnya).

Contoh penulisan kutipan tidak langsung dari sumber tertulis yang benar adalah:

Penelitian Suteja (2012) menunjukkan bahwa partisipan mempunyai sikap positif terhadap peer reviews dalam kelas penerjemahan.

Atau

Karakter mengacu kepada serangkaian sikap (attitudes), perilaku (behaviors), motivasi (motivations), dan keterampilan (skills) (Naim, 2012).

Cara Mengutip dari Jurnal, Buku, Website/Internet yang Benar

Di atas sudah dijelaskan bahwa secara umum kutipan terbagi menjadi dua, yaitu kutipan langsung dan tidak langsung. Sudah dijelaskan pula bagaimana cara menulis kutipan secara langsung dan tidak langsung. Bagian penting yang perlu diperhatikan saat mengutip adalah penulisan sumber kutipan dan daftar pustaka. Sumber kutipan dan daftar pustaka inilah yang dapat menghindarkan kita dari tuduhan plagiarisme. Maka dari itu, kita perlu memahami bagaimana cara penulisan sumber kutipan yang benar.

Sebenarnya, cara mengutip suatu kutipan (dari jurnal, website, dan buku) ada beberapa cara. Namun, cara yang paling terkenal adalah menggunakan APA Style dan MLA Style. Jadi dalam artikel ini hanya akan dibahas cara mengutip jurnal dengan APA Style dan MLA Style.

Cara Mengutip Kutipan dari Sumber Tertulis dengan APA Style

Secara umum, penulisan sumber kutipan mencakup nama belakang penulis dan tahun publikasinya. Jika kutipan langsung, wajib ditambahkan nomor halaman (dituliskan dengan p. atau pp.) atau chapter (dituliskan dengan chap.)

Format penulisan sumber pada kutipan tidak langsung:

(Nama belakang penulis, tahun terbit)

Contoh penulisan sumber pada kutipan tidak langsung:

  • (Azaria, 2014)
  • (Santoso, 2015)

Format penulisan sumber pada kutipan langsung:

(Nama belakang penulis, tahun terbit, nomor halaman atau chapter)

Contoh penulisan sumber pada kutipan langsung:

  • (Azaria, 2014, p.15)
  • (Santoso, 2015, chap.5)

Cara Mengutip Kutipan dari Sumber Tertulis dengan MLA Style

Format penulisan sumber kutipan MLA Style sedikit berbeda dengan APA Style. Tahun publikasi tidak dicantumkan dalam sumber kutipan yang menggunakan MLA Style. Penulisan sumber kutipan dengan MLA Style mencakup nama belakang penulis dan nomor halaman tanpa dipisah dengan tanda koma.

Format penulisan sumber pada kutipan tidak langsung:

(Nama belakang penulis nomor halaman)

Contoh penulisan sumber dengan MLA Style:

  • (Azaria 20)
  • (Santoso, Azaria, and Tan 18-21)

Cara Mengutip dari Buku

Buku merupakan salah satu rujukan penting dalam menyusun karya tulis ilmiah. Oleh karena itu, penting untuk kita memahami cara mengutip dari buku.

Cara Mengutip dari Buku dengan APA Style

Penulisan sumber kutipan dari buku dengan format APA Style:

(Nama belakang penulis, tahun, nomor halaman)

(Azaria, 2014, p.15)

Catatan:

  • Jika menulis kutipan tidak langsung, nomor halaman boleh tidak dicantumkan.
  • Sumber kutipan boleh diletakkan sebelum atau sesudah kalimat kutipan.
  • Jika sumber kutipan disebutkan di awal, nama penulis ditulis diluar tanda kurung.
  • Jika tidak ada nama pengarang, ditulis judul bukunya dengan dicetak miring

Contoh penulisan sumber kutipan berdasarkan jumlah penulis:

  • 1-5 penulis: (Kaufman, Perlman, and Speciner, 1995, p. 22)
  • >6 penulis: (Yang et al, 2009)
  • Tanpa penulis: (Longman Dictionary, 2003)

Penulisan daftar pustaka dari buku dengan format APA Style:

Nama belakang penulis, inisial nama depan. (Tahun penerbitan). Judul buku(edisi). Kota penerbitan: Perusahaan penerbit.

Contoh Penulisan Sumber Kutipan dan Daftar Pustaka dari Buku:

1. Buku dengan 1-5 Penulis:

Sumber kutipan: Kaufman, Perlman, and Speciner (1995) mengatakan bahwa …

Daftar Pustaka:

Kaufman, C., Perlman, R., & Speciner, M. (1995). Network security: Private communication in a public world. Englewood Cliffs, NJ: Prentice Hall.

2. Buku dengan >6 Penulis:

Sumber kutipan: Yang et al. (2009) mengatakan bahwa …

Daftar Pustaka:

Yang, K.L. et al. (2009). The real customers. Englewood Cliffs, NJ: Prentice Hall.

3. Buku Tanpa Nama Penulis:

Sumber kutipan: …. (Longman Dictionary, 2003).

Daftar Pustaka:

Longman dictionary of contemporary English (4th ed.). (2003). Harlow, England: Longman.

Catatan: Jika tidak ada nama penulis, dicantumkan judul buku dengan dicetak miring.

Cara Mengutip dari Buku dengan MLA Style

Penulisan sumber kutipan dari buku dengan format MLA Style:

(Nama belakang penulis nomor halaman)

(Azaria 20)

Catatan:

  • Nama belakang penulis dan nomor halaman tidak dipisahkan dengan koma, hanya dipisahkan dengan spasi saja.
  • Jika tidak ada nama penulis, gunakan judul utama dari buku dengan dicetak miring.

Contoh penulisan sumber kutipan berdasarkan jumlah penulis:

  • 1 penulis: (Barnet 97)
  • 2-3 penulis: (Booth, Colomb, and Williams 190)
  • >3 penulis: (Barclay et al. 144-145)
  • Tanpa nama penulis: (Encyclopedia of Virginia 212)

Penulisan daftar pustaka dari buku dengan format MLA Style:

Nama belakang penulis, Nama depan. “Judul Artikel”. Judul jurnal, nomor volume, nomor terbitan, tanggal penerbitan, lokasi. DOI

Contoh Penulisan Sumber Kutipan dan Daftar Pustaka dari Buku:

1. Buku dengan 1-3 Penulis:

Sumber kutipan: … (Booth, Colomb, and Williams 190).

Daftar Pustaka:

Booth, Wayne C., Gregory G. Colomb, and Joseph M. Williams. The Craft of Research. 2nded. Chicago: U of Chicago P, 2003. Print.

2. Buku dengan >3 Penulis:

Sumber kutipan: … (Barclay et al. 144-145).

Daftar Pustaka:

Barclay, Michael, et al. Have Not Been the Same: The Can Rock
Renaissance
, 1985-95. Toronto: ECW, 2001. Print.

3. Buku Tanpa Nama Penulis:

Sumber kutipan: …. (Encyclopedia of Virginia 212).

Daftar Pustaka:

Encyclopedia of Virginia. New York: Somerset, 1993. Print.

Catatan: Jika tidak ada nama penulis, dicantumkan judul buku dengan dicetak miring.

Cara Mengutip dari Jurnal

Jasa Parafrasa

Tidak bisa dipungkiri jika jurnal merupakan salah satu referensi utama saat menyusun karya ilmiah. Hal ini karena jurnal ilmiah merupakan karya tulis ilmiah yang sudah terjamin kredibilitasnya. Maka dari itu, memahami cara mengutip dari jurnal sangat penting untuk kita pelajari.

Cara Mengutip dari Jurnal dengan APA Style

Penulisan sumber kutipan dari jurnal dengan format APA Style:

(Nama belakang penulis, tahun, nomor halaman)

(Azaria, 2014, p.15)

catatan:

  • Jika menulis kutipan tidak langsung, nomor halaman boleh tidak dicantumkan.
  • Sumber kutipan boleh diletakkan sebelum atau sesudah kalimat kutipan.
  • Jika sumber kutipan disebutkan di awal, nama penulis ditulis diluar tanda kurung.
  • Jika tidak ada nama penulis, gunakan beberapa kata pertama dari judul yang dituliskan dalam tanda petik (“…”).

Penulisan daftar pustaka dari jurnal dengan format APA Style:

Nama belakang penulis, inisial nama depan. (Tahun). Judul artikel. Judul jurnal, volume(nomor artikel), nomor halaman. DOI

Catatan: DOI bersifat opsional. Jika artikel jurnal tidak memiliki DOI, tidak perlu ditulis.

Contoh Penulisan Sumber Kutipan dan Daftar Pustaka dari Jurnal:

1. Artikel dalam Jurnal:

Sumber kutipan: … (Quarrie, Cantu, and Chalmers, 2002).

Daftar Pustaka:

Quarrie, K. L., Cantu, R. C., & Chalmers, D. J. (2002). Rugby union injuries to the cervical spine and spinal cord. Sports Medicine,32(10), 633-653.

2. Artikel Online dengan DOI:

Sumber kutipan: … (Ancrenaz, Dabek, and O’Neil, 2007, pp. 2445-2447).

Daftar Pustaka:

Ancrenaz, M., Dabek, L., & O’Neil, S. (2007). The costs of exclusion: Recognizing arole for local communities in biodiversity conservation. PLoS Biology, 5(11),2443-2448. doi:10.1371/journal.pbio.0050289

3. Artikel Tanpa Nama Penulis:

Sumber kutipan: …. (“Painting life”, 2000, pp. 24-25).

Daftar Pustaka:

Painting life in the southern beech forest. (2000). Forest and Bird, 297(12), 24-25

Cara Mengutip dari Jurnal dengan MLA Style

Penulisan sumber kutipan dari jurnal dengan format MLA Style:

(Nama belakang penulis nomor halaman)

(Azaria 20)

catatan:

  • Nama belakang penulis dan nomor halaman tidak dipisahkan dengan koma, hanya dipisahkan dengan spasi saja.

Format dasar penulisan daftar pustaka dari jurnal dengan format MLA Style:

Nama belakang penulis, Nama depan. “Judul Artikel”. Judul jurnal, nomor volume, nomor terbitan, tanggal penerbitan, lokasi. DOI

Catatan: DOI bersifat opsional. Jika artikel jurnal tidak memiliki DOI, tidak perlu ditulis.

Contoh Penulisan Sumber Kutipan dan Daftar Pustaka dari Jurnal:

1. Artikel dalam Jurnal:

Sumber kutipan: … (Keary 614).

Daftar Pustaka:

Keary, Anne. “Dancing with Strangers: Europeans and Australians at First Contact.” Canadian Journal of History 41.2 (2006): 613-616. Print.

2. Jurnal Online Tanpa Nomor Halaman:

Sumber kutipan: … (Stenson).

Daftar Pustaka:

Stenson, Kevin.“Governing the Local: Sovereignty, Social Governance and Community Safety.” Social Work & Society 6:2 (2008): n. pag. Web. 22 Mar. 2009.

Cara Mengutip dari Website/Internet

Selain cara mengutip dari buku dan jurnal, kita juga perlu memahami bagaimana cara mengutip dari website.

Cara Mengutip dari Website dengan APA Style

Penulisan sumber kutipan dari website dengan format APA Style:

(Nama belakang penulis, bulan tanggal, tahun artikel)

(Kedgley, June 7, 2004)

Penulisan daftar pustaka dari jurnal dengan format APA Style:

Nama Penulis. (tahun, bulan tanggal artikel). Judul/Nama dari web page: Anak judul dari page. Retrieved from URL

atau

Nama Penulis. (n.d.). Judul/Nama dari web page: Anak judul dari page. Retrieved bulan tanggal, tahun, from URL

Contoh Penulisan Sumber Kutipan dan Daftar Pustaka dari Jurnal:

1. Website dengan Nama Penulis

Sumber kutipan: … (Kedgley, June 7, 2004).

Daftar Pustaka:

Kedgley, S. (2004, June 7). Greens launch Food Revolution. Retrieved from http://www.greens.org.nz/searchdocs/PR7545.html

2. Website Tanpa Nama Penulis

Sumber kutipan: … (Kiwi, April 13, 2010).

Daftar Pustaka:

Kiwi. (2010, April 13). Retrieved April 14, 2010, from http://en.wikipedia.org/wiki/Kiwi

3. Website Tanpa Tanggal

Sumber kutipan: … (“New Zealand”, n.d).

Daftar Pustaka:

New Zealand Dragon Boat Association. (n.d.). NZDBA Membership.Retrieved from http://www.nzdba.co.nz/Home/Membership.php

[Total: 0 Average: 0]

Leave a Comment