Apa Itu Kutipan, Fungsi, Jenis, Aturan Penulisan, dan Contohnya

Apa itu kutipan dan bagaimana aturan penulisan kutipan? Berikut pengertian kutipan, fungsi, jenis-jenis, cara penulisan, dan contohnya.

Jasa Proofreading Dokumen

Kutipan adalah salah satu bagian penting dalam karya tulis ilmiah. Saat menyusun karya ilmiah, langkah pertama yang harus dilakukan oleh penulis adalah studi literatur mengenai topik yang akan dibahas. Penulis biasanya akan membaca berbagai buku atau artikel dengan topik tertentu untuk menghasilkan ide atau analisis baru yang akan dibahas di dalam karya tulisnya. Ide atau gagasan orang lain yang dicantumkan dalam karya tulis, harus dituliskan dalam bentuk kutipan.

Apa Itu Kutipan?

Nah, bagi kamu yang belum tahu apa itu kutipan, berikut akan dijelaskan apa itu pengertian kutipan menurut para ahli:

Pengertian Kutipan menurut KBBI

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, pengertian kutipan adalah pengambilalihan satu kalimat atau lebih dari karya tulis lain untuk tujuan ilustrasi atau memperkokoh argumen dalam tulisan sendiri.

Pengertian Kutipan Menurut Zaenal Arifin

Pengertian kutipan menurut Arifin (1993, 53) adalah catatan yang berisi penjelasan, pendapat, dan rumusan yang diambil dari buku, surat kabar, atau majalah. Tujuan dari catatan tersebut untuk menunjang tersajinya laporan teknis.

Pengertian Kutipan Menurut Gorys Keraf

Sementara menurut Keraf (1973, 152) pengertian kutipan adalah pinjaman kalimat dari seorang pengarang atau tokoh terkenal yang terdapat di dalam sebuah buku atau majalah.

Jadi, bisa dikatakan kutipan adalah pinjaman kalimat dari orang lain. Mengutip berarti penulis meminjam kalimat atau gagasan yang pernah diungkapkan oleh orang lain. Kalimat atau ide yang dikutip biasanya berasal dari tokoh terkenal dan sudah pernah dipublikasikan dalam bentuk buku, jurnal, majalah, atau media lainnya.

Apa Fungsi Kutipan?

Setelah mengetahui apa itu pengertian kutipan, kita juga perlu mengetahui fungsi dari kutipan. Adapun fungsi dari kutipan adalah:

  • Sebagai landasan teori;
  • Penguat argumen atau pendapat penulis;
  • Penjelasan suatu uraian;
  • Sebagai bukti untuk menunjang pendapat.

Jadi pada dasarnya fungsi kutipan adalah sebagai landasan teori dan bukti untuk memperkuat argument yang disampaikan penulis. Tentunya, kutipan sangat berbeda dengan jiplakan. Arti dari jiplakan adalah penulis mengambil pendapat orang lain tanpa menyertakan sumbernya. Sementara arti kutipan adalah penulis meminjam pendapat orang lain dengan disertai sumbernya.

Apa Fungsi Penulisan Sumber Kutipan?

Saat mencantumkan kutipan, penulis juga harus mencantumkan sumber kutipan dan daftar pustaka. Sumber kutipan adalah penulisan asal usul kutipan secara singkat dibagian awal atau akhir kutipan. Sementara daftar pustaka adalah daftar yang memuat semua informasi dari sumber kutipan secara jelas dan terperinci yang disusun secara alfabetis.

Fungsi penulisan sumber kutipan dan daftar pustaka adalah:

  • Supaya tehindar dari tuduhan penjiplakan;
  • Untuk menghargai penulis aslinya;
  • Membantu pembaca yang ingin mengetahui lebih dalam tentang sumber kutipan.

Format penulisan sumber kutipan harus sama dengan format yang digunakan pada penulisan daftar pustaka. Misalnya, apabila penulisan sumber kutipan menggunakan format MLA (Modern Language Association), penulisan daftar pustaka juga menggunakan format MLA.

Baca juga: Cara Menulis Daftar Pustaka

Jenis-Jenis Kutipan

Secara umum, kutipan dibagi menjadi dua jenis, yaitu kutipan langsung dan kutipan tidak langsung. Apa itu kutipan langsung dan tidak langsung? Berikut penjelasannya.

Apa Itu Kutipan Langsung?

Kutipan langsung adalah jenis kutipan yang sama persis seperti sumber aslinya. Jenis kutipan ini langsung diambil dari kalimat seseorang tanpa menambah atau menguranginya. Artinya, penulis langsung menggunakan teknik salin tempel (copy paste) tanpa mengubah kalimat aslinya. Meski ditulis sama persis dengan kalimat aslinya, tetapi jenis kutipan ini tidak termasuk tindakan plagiarisme. Hal ini karena kutipan langsung ditulis lengkap dengan sumbernya. Penulisan sumber inilah yang membedakan kutipan dengan jiplakan.

Aturan Penulisan Kutipan Langsung dari Sumber Tertulis yang Benar

Jika ingin menulis kutipan langsung yang benar, kita harus mematuhi beberapa aturan. Adapun aturan penulisan kutipan langsung dari sumber tertulis yang benar adalah:

  • Isi kutipan langsung ditulis sama persis seperti aslinya;
  • Jika ada kesalahan dari naskah asli, beri catatan [sic!];
  • Jika ada beberapa bagian yang dihilangkan, beri tanda titik tiga (…).
  • Tambahkan sumber kutipan menggunakan format MLA, APA, atau format lainnya.

Jenis-Jenis Kutipan Langsung

Terdapat dua jenis kutipan langsung, yaitu kutipan langsung pendek dan kutipan langsung panjang.

Kutipan Langsung Pendek

Kutipan langsung pendek adalah jenis kutipan langsung yang hanya terdiri dari beberapa kata. Panjang kutipan ini kurang dari 40 kata untuk APA Style atau kurang dari empat baris untuk MLA Style. Penulisan kutipan langsung pendek wajib menggunakan tanda petik.

Cara Penulisan Kutipan Langsung Pendek

Cara penulisan kutipan langsung pendek dari sumber tertulis yang benar adalah:

  • Tidak lebih dari 40 kata atau 4 baris;
  • Diintegrasikan langsung dalam teks;
  • Ukuran font dan spasi sama dengan teks lainnya;
  • Diapit dengan tanda petik;
  • Sumber kutipan bisa ditulis di awal atau akhir kutipan.

Contoh Kutipan Langsung Pendek

Contoh kutipan langsung pendek adalah sebagai berikut:

Bahkan pendapat seperti itu juga muncul dari kalangan pengajar penerjemahan sekaligus penulis buku teori penerjemahan. Hasibuan (1991, p.viii) mengatakan bahwa “… dalam hal penerjemahan, teori-teori itu tidaklah penting. Seorang penerjemah yang telah menguasai bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, dengan sedikit latihan dan pengarahan mengenai terjemahan, dapat menghasilkan suatu terjemahan yang memuaskan.”

Tujuan penerjemahan intralingual adalah mengalihkan isi atau makna teks bahasa sumber ke dalam teks bahasa sasaran yang sama. Mendukung pendapat ini Crystal (1987, p.344) mengatakan bahwa “tujuan penerjemahan adalah memberikan padanan makna antara bahasa sumber dan bahasa sasaran.”

Kutipan Langsung Panjang

Sesuai namanya, kutipan langsung panjang adalah jenis kutipan langsung yang memuat kalimat yang cukup panjang. Panjang kutipan ini lebih dari 40 kata untuk APA Style atau lebih dari empat barisuntuk MLA Style. Jenis kutipan ini sering disebut juga dengan istilah block quote. Berbeda dengan kutipan langsung pendek yang wajib diapit dengan tanda petik, penulisan kutipan langsung panjang tidak selalu diapit dengan tanda petik.

Cara Penulisan Kutipan Langsung Panjang

Cara penulisan kutipan langsung panjang dari sumber tertulis yang benar adalah:

  • Dipisahkan dari teks utama;
  • Ukuran dan jenis font sesuai dengan karya tulis;
  • Ditulis lebih menjorok 1-1,2cm dari batas margin kiri;
  • Boleh diapit dengan tanpa petik, boleh tidak;
  • Sumber tulisan ditulis sedekat mungkin dengan kutipan.

Contoh Kutipan Langsung Panjang

contoh penulisan kutipan langsung panjang

Apa Itu Kutipan Tidak Langsung?

Kutipan tidak langsung adalah jenis kutipan yang menggunakan kalimat sendiri. Maksudnya, penulis mengambil ide orang lain, lalu merangkainya menggunakan kalimat sendiri. Jadi penulis tidak menulis sama persis dengan kalimat dari sumber aslinya.

Cara Penulisan Kutipan Tidak Langsung

Cara penulisan kutipan tidak langsung dari sumber tertulis yang benar adalah:

  • Ditulis menggunakan bahasa sendiri;
  • Kutipan diintegrasikan dengan teks;
  • Ukuran dan jenis font sama dengan bagian teks lainnya;
  • Tidak diapit dengan tanda petik;
  • Sumber kutipan bisa ditulis di awal atau akhir kutipan.
Jasa Parafrasa

Contoh Kutipan Tidak Langsung

Contoh kutipan tidak langsung adalah sebagai berikut:

Penelitian Suteja (2012) menunjukkan bahwa partisipan mempunyai sikap positif terhadap peer reviews dalam kelas penerjemahan.

Oleh sebab itu, ketrampilan dan kejelian dalam menerapkan teori penerjemahan akan menentukan keberhasilan terjemahannya. Pemahaman terhadap konsep umum teori penerjemahan adalah penting dan bermanfaat baginya (Nababan, 2003, 16).

Butuh Jasa Parafrasa?

Nah itu tadi penjelasan mengenai apa itu kutipan, mulai dari pengertian, fungsi, dan jenis-jenisnya. Di artikel ini juga sudah dijelaskan cara penulisan kutipan langsung dan tidak langsung. Semoga setelah membaca artikel ini, kamu jadi tahu bagaimana cara menulis kutipan yang benar.

Perlu diingat jika penulisan kutipan tidak langsung harus menggunakan bahasa sendiri, atau istilah lainnya adalah parafrasa. Jika kamu butuh bantuan untuk melakukan parafrasa tulisan, Xerpihan kini menyediakan layanan jasa parafrasa. Selain jasa parafrasa, kami juga menyediakan layanan jasa proofreading dan terjemah artikel atau jurnal. Nah, jika kamu tertarik menggunakan jasa parafrasa, proofreading, atau terjemah, jangan ragu untuk menghubungi kami ya. Tim kami sudah berpengalaman dalam melakukan parafrasa, proofreading, dan terjemah berbagai dokumen.

[Total: 1 Average: 5]

Leave a Comment