Teks Anekdot: Pengertian, Ciri-Ciri, Struktur, Kaidah, dan Contohnya

Apa Itu Teks Anekdot, Ciri-Ciri, Struktur, Kaidah, dan Contohnya

Apa itu teks anekdot? Jika kamu penasaran, mari simak pengertian, ciri-ciri, struktur, dan contoh teks anekdot berikut ini.

Apa Itu Teks Anekdot?

Menurut KBBI, pengertian dari anekdot adalah cerita singkat yang menarik karena lucu dan mengesankan. Anekdot umumnya mengangkat cerita mengenai orang penting atau terkenal dan berdasarkan kejadian yang sebenarnya. Dalam anekdot biasanya terdapat pesan moral, kritik, atau ungkapan mengenai suatu kebenaran secara umum. Lantas apa perbedaan teks anekdot dan humor?

Perbedaan Teks Anekdot dan Teks Humor

Teks anekdot adalah karangan atau cerita pendek yang berisi sindiran terhadap seseorang atau sesuatu dan dilengkapi dengan lelucon. Sementara humor adalah cerita lucu yang tujuannya hanya untuk menghibur, tanpa mengkritik atau menyindir.

apa itu teks anekdot? teks anekdot adalah
(freepik.com/iwat1929)

Tujuan Teks Anekdot

Anekdot biasanya digunakan untuk menyindir atau mengkritik sesuatu, tetapi tidak dengan cara yang kasar dan menyakiti. Kritik tersebut disampaikan secara halus dan disertai dengan humor. Jadi, bisa dibilang tujuan teks anekdot adalah untuk menghibur pembaca sekaligus mengkritik sesuatu.

Ciri-Ciri Teks Anekdot

Anekdot memiliki beberapa ciri yang membedakannya dengan jenis teks lainnya. Adapun ciri-ciri teks anekdot adalah:

  • Bersifat humor atau lelucon;
  • Biasanya menceritakan orang penting atau tokoh terkenal;
  • Mengandung sindiran atau ungkapan mengenai suatu kebenaran umum;
  • Bertujuan untuk mengkritik secara halus.

Struktur Teks Anekdot

Struktur teks anekdot adalah sebagai berikut:

1. Abstraksi

Bagian pertama dari struktur teks anekdot adalah abstraksi. Bagian abstraksi teks anekdot berisi pendahuluan yang memberikan gambaran awal mengenai isinya.

2. Orientasi

Bagian orientasi merupakan kelanjutan dari abstrak. Bagian ini berisikan latar belakang terjadinya suatu krisis, konflik, atau peristiwa utama. Jadi, bagian inilah yang menjadi penyebab timbulnya konflik atau krisis.

3. Krisis

Bagian selanjutnya dari struktur teks anekdot adalah krisis. Bisa dibilang bagian krisis merupakan inti peristiwa suatu anekdot. Hal ini karena pada bagian inilah konflik atau masalah mulai muncul. Biasanya pada bagian ini terdapat kekonyolan atau humor yang menggelitik dan mengundang tawa.

4. Reaksi

Bagian reaksi berisi tentang tanggapan atau respons atas krisis yang dinyatakan sebelumnya. Pada bagian ini, penulis menerangkan bagaimana tokoh dalam cerita menyelesaikan masalah yang timbul di bagian krisis.

5. Koda

Koda merupakan bagian terakhir atau penutup teks anekdot. Bagian ini bersifat opsional, bisa ada ataupun tidak ada. Koda dalam teks anekdot berisikan simpulan mengenai kejadian yang diceritakan oleh penulis. Di dalamnya dapat berupa persetujuan, komentar, ataupun penjelasan atas maksud dari cerita yang dipaparkan sebelumnya. Bagian koda dalam teks anekdot biasanya ditandai oleh kata-kata, seperti itulah akhirnya, demikianlah.

Ciri-ciri, struktur, dan kaidah kebahasaan teks anekdot
(freepik.com/iwat1929)

Ciri Kebahasaan Teks Anekdot

Anekdot memiliki kaidah kebahasaan yang berbeda dari jenis teks lainnya. Berikut adalah kaidah kebahasaan teks anekdot yang dikutip dari buku Bahasa Indonesia Paket C.

1. Menggunakan kata keterangan waktu lampau

Biasanya teks anekdot menggunakan kata keterangan waktu lampau, seperti dahulu, waktu itu, tahun lalu. Hal ini karena anekdot biasanya menceritakan pengalaman tokoh yang pernah terjadi di masa lalu.

2. Menggunakan konjungsi

Konjungsi adalah jenis kata yang berfungsi untuk menghubungkan kata dengan kata atau kalimat dengan kalimat. Konjungsi biasa disebut juga sebagai kata penghubung. Kata penghubung atau konjungsi yang sering digunakan dalam teks anekdot adalah konjungsi waktu dan konjungsi sebab akibat. Contoh dari konjungsi waktu adalah selanjutnya, setelah itu, dan kemudian. Sementara contoh dari konjungsi sebab akibat adalah maka, sehingga, dan akibatnya.

3. Menggunakan verba

Ciri kebahasaan teks anekdot yang lainnya adalah menggunakan verba atau kata kerja. Kata kerja yang sering digunakan dalam teks anekdot adalah kata kerja material. Maksudnya adalah jenis kata kerja yang bisa dilihat oleh pancaindra, seperti berjalan, makan, dan berlari.

4. Menggunakan kalimat retorik

Kalimat retorik adalah jenis kalimat tanya yang tidak memerlukan jawaban. Kalimat retorik ini biasanya mengandung sindiran.

5. Menggunakan kalimat imperatif

Kalimat imperatif adalah jenis kalimat yang digunakan untuk memerintah. Kalimat imperatif disebut juga kalimat perintah.

Contoh Teks Anekdot Beserta Strukturnya

Contoh teks anekdot beserta strukturnya
(freepik.com/iwat1929)
AbstrakDi suatu pagi, Angga lagi asyik menyantap soto di warung makan favoritnya. Seusai merasa kenyang, Angga langsung berdiri dan bergegas pulang.
OrientasiDi tengah-tengah bepergian untuk pulang, Angga tertimpa musibah berupa kecelakaan karena kena serempet sepeda motor yang lagi ugal-ugalan. Akibat kecelakaan itu, akhirnya putus sandal Angga. Secara terpaksa Angga berjalan kaki dengan tidak disertai memakai sandal. Dikarenakan jarak rumahnya yang jauh, akhirnya dia memilih mau berkunjung ke toko terdekat buat membeli sandal. Namun, apa boleh buat, jumlah uang di dompetnya tidak cukup.
KrisisKarena jumlah uang tak cukup, Angga akhirnya memiliki niatan buat mencuri sandal di masjid yang lokasinya cuma beberapa meter dari toko sandal tersebut. Angga akan mencuri sandal paling bagus yang terdapat di masjid tersebut.
ReaksiAkhirnya tiba juga Hari persidangan, Angga berada di kursi tersangka disertai muka yang tertunduk.
KodaLalu hakim menjelaskan ke si Angga, bahwa ia mencuri sendal, maka dia merugikan seseorang dengan nilai 30.000 rupiah saja. Sementara para koruptor melakukan korupsi duit 2 miliar, maka ia sama saja merugikan 200 juta rakyat Indonesia. Nah jika dihitung-hitung, koruptor cuma bikin rugi 10 rupiah saja masing-masing orang. Sehingga kerugian karena aksi yang dikerjakan oleh Arya lebih gede dibandingkan aksi yang dikerjakan oleh para koruptor.
Sumber: Buku Bahasa Indonesia Paket C

Contoh Teks Anekdot Singkat

Berikut adalah beberapa contoh teks anekdot yang dikutip dari beberapa sumber.


Pinjam Uang

Seorang laki-laki masuk bank dan berkata ia ingin pinjam $200 selama enam bulan. Ia menjaminkan Rolls Royce miliknya dan meminta bank menahan mobilnya itu sampai utangnya lunas. Enam bulan kemudian orang itu kembali ke bank membayar $200 ditambah $10 bunga dan mengambil kembali Roll-nya. Petugas pinjaman bertanya kepadanya mengapa orang yang mengendarai Roll Royce perlu pinjaman $200 lalu jawabnya, “Saya harus ke Eropa selama enam bulan dan di mana lagi saya dapat menitipkan Rolls selama itu hanya $10?” Si petugas melongo dan sejurus kemudian tertawa mengakui kecerdikan si pemilik Roll Royce.


Contoh Teks Anekdot Pendidikan


SBI: Sekolah Bertarif Internasional

Suatu ketika, di sebuah sekolah negeri, seorang guru memberi tahu kepada anak didiknya bahwa sekolah mereka akan berubah status menjadi sekolah SBI.

“Anak-anak, ada kabar gembira untuk kita semua. Tidak lama lagi Sekolah kita akan menjadi sekolah SBI (Sekolah Bertaraf Internasional). Nah, untuk menyambut hal ini, saya mau tanya apa yang akan kalian siapkan?” tanya sang guru. “Joni, apa yang akan kamu lakukan untuk menyambut ini?” tanya guru tersebut lebih lanjutnya.

Dengan sigap si Joni pun menjawab pertanyaan guru, “Belajar bahasa Inggris agar mampu berbicara bahasa Inggris Bu,” jawab Joni.

“Bagus sekali. Kalau kamu, Jono?” tanya guru kepada Jono.

“Harus siapkan uang, Pak,” jawab Jono.

“Lo, kok uang?” tanya guru lebih lanjut.

“Ya Pak. Soalnya kalau sekolah kita statusnya sudah SBI, pasti bayarnya lebih mahal. Masa sih bayarnya sama kayak sekolah biasa? Udah gitu, pasti nanti diminta iuran untuk ini itu,” jelas Jono lebih lanjut.

“Jawabanmu kok sinis sekali? Begini, lo, kalau sekolah kita bertaraf internasional, artinya sekolah kita itu setara dengan sekolah luar negeri. Jadi, kalian seperti sekolah di luar negeri,” sang guru melanjutkan penjelasannya.

“Tapi Pak, kalau menurut saya, SBI itu bukan Sekolah Bertaraf Internasional, tapi Sekolah Bertarif Internasional,” Jono juga melanjutkan penjelasannya.


Contoh Teks Anekdot Politik


Kisah Pengadilan Tindak Pidana Korupsi

Pada puncak pengadilan korupsi politik, Jaksa penuntut umum menyerang saksi. “Apakah benar,” teriak Jaksa, “Bahwa Anda menerima lima ribu dolar untuk berkompromi dalam kasus ini?” Saksi menatap keluar jendela seolah-olah tidak mendengar pertanyaan. “Bukankah benar bahwa Anda menerima lima ribu dolar untuk berkompromi dalam kasus ini?” ulang pengacara. Saksi masih tidak menanggapi. Akhirnya, hakim berkata, “Pak, tolong jawab pertanyaan Jaksa.” “Oh, maaf.” Saksi terkejut sambil berkata kepada hakim, “Saya pikir dia tadi berbicara dengan Anda.”


Contoh Teks Anekdot Dialog


Aksi Maling Tertangkap CCTV

Seorang warga melapor kemalingan.

Pelapor  : “Pak saya kemalingan.”

Polisi      : “Kemalingan apa?”

Pelapor  : “Mobil, Pak. Tapi saya beruntung Pak…”

Polisi      : “Kemalingan kok beruntung?”

Pelapor   : “Iya Pak. Saya beruntung karena CCTV merekam dengan jelas. Saya bisa melihat dengan jelas wajah malingnya.”

Polisi       : “Sudah minta izin malingnya untuk merekam?”

Pelapor   : “Belum…“ (Sambil menatap polisi dengan penuh keheranan.)

Polisi       : “Itu ilegal. Anda saya tangkap.”

Pelapor   : (hanya bisa pasrah tak berdaya.)


Itu tadi penjelasan mengenai apa itu teks anekdot. Semoga bermanfaat!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *