Apa itu Kalimat Imperatif, Ciri-ciri, Jenis, dan Contohnya

Apa itu Kalimat Imperatif, Ciri-ciri, Jenis, dan Contohnya

Apa itu kalimat imperatif dan apa saja ciri-cirinya? Jika kamu belum tahu, yuk cari tahu jawabannya di sini.

Ketika SD, kita pasti pernah belajar macam-macam kalimat. Tiga jenis kalimat yang paling umum adalah kalimat deklaratif, kalimat interogatif, dan kalimat imperatif. Kalimat deklaratif adalah kalimat berita, sedangkan kalimat interogatif adalah kalimat tanya. Lantas, apa yang dimaksud dengan kalimat imperatif? Jika kamu penasaran, simak artikel ini hingga selesai ya.

Jasa Translate Dokumen

Apa Itu Kalimat Imperatif?

Dalam KBBI, kata im.pe.ra.tif /impératif/ memiliki dua pengertian berdasarkan kedudukannya. Sebagai adjektiva, pengertian imperatif adalah memerintah atau memberi komando; mempunyai hak memberi komando; bersifat mengharuskan. Sementara sebagai nomina atau kata benda, imperatif artinya bentuk perintah untuk kalimat atau verba yang menyatakan larangan atau keharusan melaksanakan perbuatan.

Jasa Parafrasa

Nah, berdasarkan pengertian imperatif di atas, tentunya kamu sudah mempunyai gambaran mengenai apa yang dimaksud dengan kalimat imperatif. Sederhananya, kalimat imperatif adalah kalimat yang digunakan untuk memerintah, menyuruh, atau meminta. Maka dari itu, kalimat imperatif disebut juga dengan kalimat perintah.

Berbeda dengan susunan kalimat jenis lainnya, kalimat imperatif bisa hanya berisi satu kata. Satu kata di dalamnya sudah bisa disebut dengan kalimat karena maksud dan tujuannya jelas.

Baca juga: Apa Itu Preposisi dan Bagaimana Penggunaannya?

Fungsi Kalimat Imperatif

Pada umumnya, kalimat imperatif memiliki enam fungsi, yaitu:

  • Perintah
  • Permintaan
  • Seruan
  • Harapan
  • Larangan
  • Ajakan

Ciri-ciri Kalimat Imperatif

Jasa Proofreading Dokumen

Kalimat imperatif memiliki beberapa ciri yang membedakannya dengan jenis kalimat lain. Adapun ciri-ciri kalimat imperatif adalah sebagai berikut:

1. Intonasi

Jika diucapkanc, kalimat imperatif memiliki intonasi yang ditandai dengan nada rendah di awal kalimat dan nada tinggi pada akhir kalimat atau akhir turunannya. Hal ini bertujuan agar pendengar mengetahui nada tegas dari pembicara dan paham bahwa maksudnya adalah untuk meminta/menyuruh/memerintah.

2. Pola Kalimat

Umumnya, kalimat imperatif memiliki pola kalimat Predikat (P) – Subjek (S). Namun, ada juga kalimat imperatif yang hanya terdiri dari satu kata saja, yaitu kata kerja.

3. Tanda baca

Kalimat imperatif biasanya diakhiri oleh tanda baca seru (!). Namun, ada juga kalimat imperatif yang diakhiri dengan tanda baca titik (.).

4. Imbuhan

Kalimat imperatif biasanya menggunakan imbuhan partikel -lah, -i, dan -kan. Imbuhan ini biasanya berada di awal kalimat.

Baca juga: Fungsi dan Jenis-Jenis Imbuhan

Jenis-Jenis Kalimat Imperatif dan Contohnya

Apa yang dimaksud dengan kalimat imperatif, ciri-ciri, jenis, dan strukurnya
(freepik.com/stories)

Sebenarnya, Jenis kalimat imperatif ada bermacam-macam. Hal ini karena para ahli berbeda pendapat mengenai pengelompokan kalimat imperatif. Di dalam artikel ini akan dijelaskan tujuh jenis kalimat imperatif dan contohnya. Ketujuh jenis kalimat imperatif tersebut adalah kalimat imperatif larangan, kalimat imperatif permintaan, kalimat imperatif ajakan, kalimat imperatif halus, kalimat imperatif transitif, dan kalimat imperatif intransitif. Berikut penjelasan dari ketujuh jenis kalimat imperatif tersebut.

1. Apa Itu Kalimat Imperatif Larangan?

Kalimat imperatif larangan adalah kalimat perintah yang bertujuan untuk melarang seseorang melakukan sesuatu. Biasanya, kalimat ini diawali dengan kata “jangan” atau “dilarang.”

Contoh kalimat imperatif larangan:

  • Dilarang memberi makan binatang!
  • Dilarang merokok!
  • Jangan menyentuh kaca!
  • Jangan berisik!
  • Dilarang membuang sampah sembarangan!
  • Dilarang masuk kecuali karyawan!
  • Jangan berdiri di dekat tangga!
  • Dilarang berenang!
  • Jangan membuka mesin tanpa pengawasan ahli.
  • Dilarang menginjak rumput!
  • Jangan menyentuh ikan!
  • Dilarang memutar musik dengan kencang!
  • Dilarang coret-coret dinding!
  • Jangan memetik bunga!
  • Dilarang memanjat pagar!
  • Jangan dekatkan alat dengan anak-anak!

2. Apa Itu Kalimat Imperatif Permintaan?

Kalimat imperatif permintaan adalah kalimat perintah yang bertujuan untuk meminta sesuatu kepada seseorang individu atau kelompok. Umumnya, kalimat ini ditandai dengan kata “tolong”, “minta”, “mohon”, dan beberapa kata lain.

Contoh kalimat imperatif permintaan:

  • Mohon kembalikan buku pada rak.
  • Tolong lepas sepatu pada tempatnya.
  • Mohon jaga ketenangan.
  • Jagalah kebersihan!
  • Mohon bawa alat makan sendiri.
  • Mintalah tanda tangan saat jam kerja.
  • Mohon berbicara dengan pelan.
  • Mohon jangan gendong kucing.
  • Bawalah alat tulis pribadi.
  • Mohon tidak bicara saat jam pelajaran.
  • Harap tenang ada ujian.
  • Mohon jangan lepas masker.
  • Mintalah blanko pendaftaran pada petugas.
  • Mohon cuci tangan sebelum masuk.
  • Mohon parkir yang rapi.

3. Apa Itu Kalimat Imperatif Ajakan?

Kalimat imperatif ajakan adalah kelimat perintah yang berisi ajakan, sugesti, saran dengan tujuan agar seseorang melakukan sesuatu tanpa paksaan. Kalimat ini biasanya ditandai dengan kata “ayo” dan “mari”.

Contoh kalimat imperatif ajakan:

  • Ayo ikut KB!
  • Ayo membaca!
  • Mari biasakan hidup bersih!
  • Mari jaga ketenangan warga bersama.
  • Ayo menabung!
  • Yuk, ikut KB!
  • Ayo belajar sembilan tahun!
  • Yuk vaksin!
  • Mari gotong-royong.
  • Ayo jauhi narkoba!
  • Ayo ke TPS!

4. Apa Itu Kalimat Imperatif Halus?

Kalimat imperatif halus adalah kalimat perintah dengan intonasi yang halus atau tidak kasar yang bertujuan untuk menyampaikan, menyuruh, atau meminta seseorang melakukan sesuatu tanpa seruan yang keras. Kalimat ini biasanya ditandai dengan kata “tolong”, “silakan”, “mohon”, dan “mari”.

Contoh kalimat imperatif halus:

  • Mohon jaga ketenangan di perpustakaan.
  • Mohon lepas alas kaki.
  • Silakan antre terlebih dahulu.
  • Mari biasakan membaca sebelum berkomentar.
  • Mohon cuci piring setelah makan.
  • Tolong jangan injak rumput.
  • Mohon bereskan alat masak setelah menggunakan.
  • Mohon jangan sentuh kaca aquarium.
  • Harap antre.
  • Mohon jangan berkendara jika mengantuk.
  • Tolong jangan buang sisa makanan di wastafel.
  • Harap masukkan kertas dalam kotak yang disediakan.
  • Harap lepas alas kaki sebelum masuk.
  • Mohon cek kembali barang bawaan Anda.
  • Mohon baca buku panduan sebelum menggunakan.

5. Apa Itu Kalimat Imperatif Pembiaran?

Kalimat imperatif pembiaran adalah kalimat perintah yang bertujuan agar seseorang tidak melakukan sesuatu dengan memberinya sugesti. Di beberapa keadaan, kalimat ini dapat berisi makna yang kontradiktif dengan kalimat tertulisnya. Kalimat ini biasanya ditandai dengan kata “biar”.

Contoh kalimat imperatif pembiaran:

  • Biarkan aku pergi!
  • Biarkan dia memilih yang lain.
  • Biarlah hujan menghapus jejakmu.
  • Biarkan aku menyendiri.
  • Biarlah dia menangis sampai pagi.
  • Biarlah waktu yang menjawab.
  • Biarkan Bos yang memutuskan.

6. Apa Itu Kalimat Imperatif Transitif

Kalimat imperatif transitif adalah kalimat perintah dengan predikat yang membutuhkan objek atau pelengkap dalam susunan kalimatnya. Kalimat ini biasanya diucapkan seperti kalimat deklarasi, tetapi secara pasif.

Contoh kalimat imperatif transitif:

  • Perbaiki sifatmu.
  • Bangunlah rumah yang mewah.
  • Cucilah tangan sebelum makan.
  • Amankan anak-anak terlebih dahulu.
  • Cucilah bajumu setiap hari.
  • Perbaiki mobilmu yang rusak.
  • Sembuhkan luka bakarku.
  • Bawakan semua buku ini.
  • Berbarislah dengan rapi!
  • Mohon isi formulir sebelum meminta cap.
  • Selesaikan pekerjaanmu!
  • Tanyalah pada dokter dahulu.
  • Pulanglah sebelum pukul sepuluh.

7. Apa Itu Kalimat Imperatif Intransitif

Kalimat imperatif intransitif adalah kalimat perintah yang susunannya tidak lengkap. Jenis kalimat imperatif yang satu ini hanya berisi satu kata saja.

Contoh kalimat imperatif intransitif:

  • Pergi!
  • Masuk!
  • Tenang!
  • Cepat!
  • Diam!
  • Tahan!
  • Sabar!
  • Bersihkan!
  • Kerja!
  • Catat!
  • Tidur!

Itu dia pengertian, jenis, dan contoh dari kalimat imperatif. Kalimat imperatif adalah kalimat perintah yang sering kita gunakan dalam percakapan sehari-hari. Selain digunakan dalam percakapan, kalimat imperatif juga digunakan dalam penulisan suatu naskah atau teks. Biasanya, kalimat imperatif terdapat dalam teks prosedur.

Jasa Proofreading Dokumen untuk Perbaikan Kalimat

Saat menulis kalimat dalam teks prosedur, baik itu kalimat imperatif maupun jenis kalimat lainnya, jangan lupa untuk memperhatikan ejaan, tata bahasa, maupun tanda baca dari kalimat tersebut. Hal ini penting untuk memudahkan pembaca memahami maksud dari kalimat tersebut.

Nah, jika kamu masih ragu dengan tulisanmu, ada baiknya jika menggunakan jasa proofreading Xerpihan untuk memperbaiki kalimat dalam teks prosedur. Tim Xerpihan sudah berpengalaman dalam menyunting berbagai macam tulisan, mulai dari artikel ilmiah hingga konten kreatif. Selain itu, Xerpihan juga menyediakan garansi revisi gratis berdasarkan komentar reviewer sehingga kamu tidak perlu khawatir lagi.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *