16 Perbedaan Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif

Perbedaan Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif

Dalam penelitian, terdapat dua metode yang dipakai, yaitu penelitian kualitatif dan penelitian kuantitatif. Masing-masing dua metode ini mempunyai ciri-ciri serta cara kerja yang berbeda. Untuk mengetahui lebih jauh apa perbedaan penelitian kualitatif dan kuantitatif, maka berikut akan diberikan penjelasan apa saja perbedaannya.

Jasa Proofreading Jurnal dan Skripsi
Jasa Proofreading Jurnal dan Laporan Penelitian, Mulai Rp10.000

Apa Perbedaan Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif?

1.Analisis Data

  • Kualitatif bisa dianalisis selama proses penelitian berlangsung.
  • Kuantitatif hanya bisa dianalisis untuk tahapan akhir sebelum membuat sebuah laporan.

Baca juga: Struktur dan Cara Membuat Proposal Penelitian

2. Cara Melihat sebuah Fakta

  • Penelitian kualitatif melihat sebuah fakta atau kebenaran bergantung pada cara peneliti menginterpretasikan data. Hal ini disebabkan oleh adanya hal-hal kompleks yang tidak dapat hanya sekadar dijelaskan menggunakan angka. Penelitian ini didasarkan terhadap sebuah data, kemudian dijelaskan oleh teori-teori yang memang dianggap relevan, untuk menghasilkan sebuah teori dalam rangka menguatkan teori sebelumnya.
  • Sementara itu, penelitian kuantitatif melihat sebuah fakta atau kebenaran berada pada objek penelitian di luar sana. Peneliti harus netral dan tidak memihak. Apa pun yang didapat di lapangan menjadi sebuah fakta. Penelitian kuantitatif didasarkan dari teori menuju data.

3. Istilah Subjek Penelitian

  • Kualitatif mempunyai subjek penelitian yang umum dikenal dengan narasumber.
  • Kuantitatif mempunyai subjek penelitian yang umum dikenal dengan responden.

4. Pengumpulan Data

  • Penelitian kualitatif lebih memfokuskan pada hal yang tidak bisa diukur dengan mudah, sehingga peneliti akan mencari dan mengorek data sedalam-dalamnya terhadap hal-hal tertentu. Itulah sebabnya, kualitas penelitian kualitatif tidak terlalu ditentukan oleh seberapa banyak narasumber yang terlibat, tetapi seberapa dalam peneliti menggali info spesifik dari narasumber yang dipilih.
  • Sementara itu, pengumpulan data untuk penelitian kuantitatif dilakukan dengan memakai serangkaian instrumen baik itu merupakan tes atau pun kuesioner. Data yang terakumulasi selanjutnya dikonversi memakai kategori atau kriteria yang sudah ditetapkan sebelumnya. Kualitas penelitian ini ditentukan oleh seberapa banyak responden penelitian yang terlibat.
Jasa Translate Dokumen | Indonesian English Translation Services
Jasa Terjemah Jurnal Bahasa Inggris

5. Desain Penelitian

  • Kualitatif bersifat umum, fleksibel, dan dinamis. Penelitian kualitatif bisa tumbuh selama proses penelitian tersebut berlangsung.
  • Kuantitatif mempunyai sifat yang khusus, terperinci, dan statis. Alur dari penelitiannya sendiri telah direncanakan sejak awal dan tidak bisa dilakukan perubahan lagi.

6. Implikasi Hasil Riset

  • Hasil penelitian kualitatif mempunyai implikasi yang terbatas pada situasi-situasi tertentu. Maka dari itulah hasil penelitian kualitatif tidak bisa digeneralisasi untuk pengaturan yang berbeda.
  • Hasil penelitian kuantitatif berupa fakta maupun teori yang berlaku secara umum. Kapan pun dan di mana pun, fakta tersebut akan berlaku.

7. Representasi Data

  • Hasil penelitian kualitatif ini bisa berupa interpretasi peneliti terhadap sebuah fenomena, sehingga laporan penelitian akan lebih banyak mengandung gambaran.
  • Hasil dari penelitian kuantitatif terinterpretasi dalam bentuk penghitungan bersifat matematis, sehingga dianggap sebagai sebuah fakta yang terkonfirmasi. Keabsahan dari sebuah penelitian ini sangat ditentukan oleh validitas dan reliabilitas instrumen yang Dipakai.

Baca juga: Struktur Laporan Penelitian

8. Macam Metode

  • Macam-macam metode kualitatif, yaitu studi kasus, historis, fenomenologi, etnografi, dan grounded theory.
  • Macam-macam metode kuantitatif, yakni eksperimen, regresi, survei, korelasi, analisis jalur, dan expost facto.

9. Topik Penelitian yang Dominan

  • Penelitian kualitatif dipakai dalam studi yang di sini memiliki tujuan untuk eksplorasi pengalaman, perasaan serta persepsi.
  • Penelitian kuantitatif digunakan untuk sebuah studi penelitian yang bertujuan menjelaskan prevalensi, sifat masalah, pendapat dan sikap, dan juga merumuskan teori.

10. Tujuan Penelitian

  • Tujuan penelitian kualitatif, yaitu untuk mendapat pemahaman mendalam, mengembangkan teori, serta mendeskripikan realitas dan juga kompleksitas sosial.
  • Tujuan penelitian kuantitatif, yaitu menjelaskan hubungan antar variabel, menguji teori, serta untuk melakukan generalisasi fenomena sosial yang sedang diamati.

11. Ukuran sampel

  • Metode kualitatif akan mempertimbangkan beberapa kasus, sehingga contoh penelitian dipilih oleh penelitinya.
  • Metode kuantitatif mengkalkulasi ukuran sampel yang relatif besar. Diasumsikan bahwa sampel yang dipilih dalam metode yang satu ini mewakili seluruh populasi penelitian.

12. Jenis Data

  • Kualitatif: deskriptif dan eksploratif.
  • Kuantitatif: numerik dan statistik.

13. Format Pertanyaan

  • Dalam metode kualitatif, pertanyaan bersifat terbuka. Pertanyaan yang sifatnya terbuka memberi narasumber kesempatan untuk bisa memberikan respon berdasarkan pendapat mereka sendiri. Hal ini berarti memberi peneliti kesempatan dalam melakukan perbandingan yang bermakna dari respons yang ada.
  • Dalam metode kuantitatif, pertanyaan bersifat tertutup. Oleh karena itu, metode tersebut mengharuskan responden untuk memilih jawaban terhadap pertanyaan dari sejumlah tanggapan yang sudah ditentukan.

14. Filosofi yang Mendasari

  • Penelitian kualitatif didasarkan terhadap filosofi bahwa manusia hanya mendapat pengetahuan dari pengalaman inderawi.
  • Penelitian kuantitatif didasarkan pada filsafat rasionalisme. Metode ini menegaskan bahwa manusia memperoleh pengetahuan karena mereka mempunyai kapasitas untuk berpikir.

15. Bias Prosedural

  • Metode penelitian kualitatif tersebut akan bergantung pada peneliti untuk mengontrol bias prosedural.
  • Metode penelitian kuantitatif bergantung pada instrumen pengumpulan data dan desain penelitian yang dipakai untuk mengontrol bias prosedural.

16. Nilai Penelitian yang Dominan

  • Dalam metode kualitatif, nilai penelitian digambarkan. Selain itu sumber info digunakan dalam menentukan reliabilitas dan validitas.
  • Di dalam metode kuantitatif, nilai penelitian utama atau dominan yaitu validitas dan juga reabilitas. Dalam kebanyakan kasus, lingkungan penelitian bisa dikendalikan. Akibatnya, lingkungan tersebut bisa ditentukan menggunakan metode yang logis dan statistik.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *