Laporan Penelitian: Struktur, Sistematika, dan Cara Membuatnya

Apa itu laporan penelitian dan bagaimana struktur serta sistematika penulisannya? Jika kamu ingin tahu, simak penjelasannya berikut ini.

Laporan penelitian adalah suatu bentuk laporan yang bersifat objektif ilmiah. Maka dari itu, diperlukan prosedur baku serta tahapan pembuatan laporan penelitian yang sistematis berdasarkan ketentuan yang baku. Lalu bagaimanakah cara membuat laporan penelitian?

Sebelum kita membahas cara membuat laporan penelitian, marilah kita ulas dulu pengertian, fungsi, struktur, hingga sistematika penulisannya.

jasa parafrase kalimat skripsi dan jurnal
Jasa Parafrase Kalimat, Mulai Rp10.000

Apa Itu Laporan Penelitian dan Bagaimana Sistematikanya?

Pengertian Laporan Penelitian

Pengertian dari laporan penelitian adalah sebuah dokumen profesional dan akademis yang memuat penemuan-penemuan penting yang didapatkan secara ilmiah pada masa penelitian berlangsung.

Di dalam laporan penelitian, akan dijelaskan hipotesa, analisis, hingga kesimpulan. Hasil penemuan atau penelitian tersebut dapat dibukukan atau didokumentasikan hingga bermanfaat bagi masyarakat luas dan bisa diaplikasikan dalam kehidupan manusia.

Laporan penelitian umumnya dibuat berdasarkan hasil temuan yang didapatkan berdasarkan kaidah-kaidah ilmiah. Laporan ilmiah biasanya akan disampaikan kepada pihak yang mensponsori kegiatan penelitian tersebut. laporan penelitian mesti memenuhi unsur-unsur sistematis dan penggunaan bahasa baku yang baik dan benar.

Fungsi Laporan Penelitian

Laporan penelitian adalah suatu bentuk pertanggungjawaban dari kegiatan penelitian yang telah selesai dilakukan oleh seorang peneliti. Laporan penelitian berfungsi untuk menjelaskan proses-proses dan tahapan-tahapan penelitian yang dilakukan secara rinci sampai diperoleh suatu hipotesa dan kesimpulan yang bisa di pertanggungjawabkan dengan data-data ilmiah dan fakta di lapangan.

Laporan penelitian bukanlah hasil rekayasa. Namun menunjukkan sesuatu hal ilmiah berdasarkan objek penelitian yang dilakukan secara intensif, sistematis dan fokus. Semua data di dalam laporan diberikan secara jelas, terorganisir, dan dilengkapi teori yang menjelaskannya disertai argumentasi yang masuk akal.

Laporan penelitian tidak dibuat sembarangan. Akan tetapi direncanakan sangat matang dan ilmiah. Ia bukanlah sebuah cerita khayalan, asumsi ataupun opini. Tapi suatu kondisi fakta yang terjadi atas dasar penelitian yang dilakukan secara cermat dan objektif.

Baca juga: Struktur dan Cara Membuat Proposal Penelitian

Struktur Laporan Penelitian

Dikutip dari berbagai sumber, struktur laporan penelitian terbagi menjadi tiga bagian. Ketiga bagian tersebut adalah:

1. Bagian Pembuka

Adapun bagian pembuka merupakan bagian-bagian yang terdapat di halaman awal laporan, mulai dari judul hingga daftar isi dan tabel. Bagian pembuka terdiri dari:

  • Judul Penelitian
  • Halaman Pengesahan
  • Halaman Persetujuan
  • Kata Pengantar
  • Abstrak
  • Daftar Isi
  • Daftar Gambar
  • Daftar Tabel

2. Bagian Isi

Sementara bagian isi merupakan bagian yang menjelaskan tahapan atau proses penelitian, mulai dari pendahuluan atau latar belakang dari penelitian, hingga analisis data yang diperoleh dari penelitian. Bagian isi terdiri dari:

  • Bab I Pendahuluan
  • Bab II Landasan Teori
  • Bab III Metode Penelitian
  • Bab IV Analisis Data

3. Bagian Penutup

Bagian penutup merupakan bagian yang ada di halaman akhir penelitian, mulai dari kesimpulan hingga lampiran. Bagian penutup terdiri dari:

  • Bab V Kesimpulan dan Saran
  • Daftar pustaka
  • Lampiran

Baca juga: Teknik Pengumpulan Data Kualitatif

Sistematika Laporan Penelitian

Adapun sistematika penulisan laporan penelitian minimal mencantumkan lima bab utama yakni pendahuluan, tinjauan pustaka, metode, hasil dan pembahasan, serta simpulan. Adapun bab tambahan merupakan pelengkap yang bisa dimasukkan ke dalam laporan.

Sistematika penulisan laporan penelitian secara lengkap mencakup beberapa hal berikut ini:

1. Halaman Judul

Halaman judul merupakan halaman sampul yang memuat judul penelitian serta nama peneliti atau penyusun laporan. Di halaman judul biasanya juga memuat logo serta nama lembaga atau instansi terkait.

2. Halaman Pengesahan

Halaman pengesahan merupakan halaman yang memuat persetujuan dari pihak terkait yang menandakan sah atau tidaknya laporan yang disusun. Persetujuan tersebut berupa tanda tangan dari pihak yang berwenang, seperti dosen pembimbing atau penguji penelitian.

3. Kata Pengantar

Di paragraf awal kata pengantar biasanya berisi ucapan rasa puji dan syukur kepada Tuhan atas kesempatan yang diberikan kepada penulis. Paragraf selanjutnya biasanya berisi ucapan rasa terima kasih sedalam-dalamnya kepada beberapa pihak yang telah bersedia membantu penulis dalam melakukan penelitian hingga selesai penulisan laporan secara tepat waktu.

4. Abstrak

Biasanya abstrak berada di bagian pembuka setelah kata pengantar. Bagian ini merupakan ringkasan yang menjelaskan kandungan esensi laporan penelitian secara garis besar. Abstrak biasanya ditulis dalam dua bahasa, yaitu bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Di bagian bawah abstrak biasanya tercantum beberapa kata kunci atau keyword yang berhubungan dengan penelitian.

Jasa Translate Dokumen | Indonesian English Translation Services
Jasa Translate Abstrak Skripsi dan Tesis, Mulai Rp10.000

5. Daftar Isi

Daftar isi memuat setiap judul bab dan subbab disertai dengan nomor halaman. Bagian ini akan memudahkan penulis dan pembaca untuk mencari bab tertentu yang ada di dalam laporan.

6. Daftar Gambar, Tabel dan Grafik

Pada bagian ini terdapat halaman yang berisikan keterangan tentang grafik dan tabel serta gambar yang terdapat pada laporan penelitian.

7. Bab 1 Pendahuluan

Bab 1 Pendahuluan berisikan latar belakang, rumusan masalah, tujuan penelitian, dan manfaat penelitian.

  • Latar Belakang
    Bagian ini menjelaskan tentang alasan yang melatarbelakangi seorang peneliti melakukan penelitian. Contohnya tugas dari sekolah atau dosen atas suatu mata kuliah tertentu atau juga menjelaskan tentang pentingnya melakukan penelitian berdasarkan objek yang diteliti.
  • Rumusan Masalah
    Rumusan masalah adalah batasan-batasan masalah yang akan dibahas pada penelitian. Bagian ini bisa juga memuat batasan masalah tentang pertanyaan-pertanyaan yang diutarakan dan akan dibahas satu persatu secara lengkap.
  • Tujuan Penelitian
    Bagian terakhir di Bab Pendahuluan memuat tentang tujuan penelitian. Peneliti bisa menjelaskan apa yang menjadi tujuan penelitian secara umum dan secara khusus.
  • Manfaat Penelitian
    Bagian yang menguraikan tentang apa saja manfaat yang akan didapatkan dari hasil penelitian tersebut secara umum dan khusus.

8. Bab 2 Tinjauan Pustaka

Bab 2, yaitu Tinjauan Pustaka berisikan tentang teori-teori disertai dengan hasil penelitian yang pernah dilakukan sebelumnya pada topik yang serupa. Teori-teori tersebut menjadi dasar pemikiran dalam penelitian yang dilakukan oleh peneliti saat ini.

9. Bab 3 Metode Penelitian

Metode penelitian berisikan beberapa subbab yakni variabel penelitian, lokasi penelitian, teknik pengumpulan data, dan sampel beserta alat yang dipakainya. Jadi pada bagaian ini, penulis akan menjelaskan secara terperinci bagaimana data-data penelitian tersebut berhasil dikumpulkan, serta kelemahan-kelemahan yang membatasi penelitian.

Baca juga: Jenis-Jenis Metode Penelitian dan Contohnya

10. Bab 4 Hasil dan Pembahasan

Bisa dibilang bagian ini merupakan inti dari laporan. Rumusan masalah yang terdapat di bagian Bab 1 Pendahuluan dibahas satu persatu secara rinci dan lengkap beserta sumber referensinya. Penulis harus menjelaskan secara cermat tentang analisis data dan pembahasannya berdasarkan pada teori yang telah dijelaskan pada tinjauan pustaka. Apabila hasil analisis tidak sesuai dengan teori yang dijelaskan sebelumnya, penulis juga harus menjelaskan alasannya secara jelas.

11. Simpulan dan Saran

Sesuai namanya, bagian ini berisikan dua sub bab yakni kesimpulan dan saran. Kesimpulan menjelaskan kesimpulan dari hasil penelitian. Sedangkan saran berisi masukan bagi pemerintah maupun masyarakat secara umum maupun khusus.

10. Daftar Pustaka

Daftar pustaka memuat sumber referensi yang diambil dari laporan tersebut. Sumber referensi bisa berupa buku, makalah, majalah, artikel, isi surat kabar, artikel di situs internet dll.

11.Lampiran

Lampiran adalah bagian terakhir dari laporan yang memuat data pendukung misalkan foto atau transkrip wawancara yang berkaitan dengan penelitian.

Demikian sistematika laporan penulisan penelitian. Jika anda masih bingung bisa melihat contoh-contoh yang telah ada ataupun berkonsultasi dengan dosen bersangkutan.

Bagaimana Cara Membuat Laporan Penelitian?

Dalam pembuatan laporan penelitian ada beberapa tahapan yang harus ditempuh. Berikut adalah beberapa tahapan yang harus dilakukan.

1. Menentukan Topik Penelitian

Bagian ini adalah bagian pertama yang sangat penting untuk melanjutkan ke bagian penelitian selanjutnya. Hal pertama yang harus dilakukan adalah menetukan topik permasalahan yang akan diteliti. Supaya dapat menemukan topik penelitian yang menarik, kita perlu membaca banyak referensi dari buku, jurnal, hingga internet.

Penentuan topik penelitian bisa disodorkan seorang mahasiswa kepada dosen atau dosen kepada lembaga penelitian yang mensponsorinya. Penentuan judul laporan bisa dirinci lagi jika dirasakan masih umum dan memuat permasalahan yang akan diteliti.

2. Menentukan Metode Penelitian

Setelah menemukan topik permasalahan yang ingin diteliti, langkah selanjutnya adalah menentukan metode penelitian. Kita perlu menentukan metode penelitian secara rinci, mulai dari variabel penelitian, teknik pengumpulan data, hingga alat yang digunakan untuk penelitian, agar bisa mendapatkan data yang kredibel.

Baca juga: Jenis-Jenis Teknik Pengumpulan Data Kualitatif

2. Melaksanakan Kegiatan Penelitian

Setelah selesai menentukan metode penelitian, langkah selanjutnya adalah melaksanakan kegiatan penelitian berdasarkan metode yang dipergunakan secara tepat. Jangan lupa untuk mencatat jalannya penelitian ke dalam logbook agar pembimbing dapat memonitoring perkembangan penelitian.

3. Melakukan Penyusunan Laporan

Penyusunan laporan dimulai dari Bab 1, yaitu Pendahuluan yang memuat latar belakang terjadinya penelitian beserta rumusan masalah dan tujuan penelitian. Setelah Bab 1 selesai, bisa dilanjutkan dengan menulis Bab 2 dan Bab 3.

Supaya lebih cepat selesai, Bab 1 hingga Bab 3 bisa mulai dikerjakan saat sudah menentukan topik penelitian atau selama melaksanakan penelitian. Jadi setelah data penelitian terkumpul, kita tinggal menyusun Hasil dan Pembahasan, kemudian dilanjutkan dengan Simpulan dan Saran.

4. Melakukan Proofreading

Tahap terakhir setelah selesai menulis laporan adalah melakukan proofreading. Proofreading sangat perlu dilakukan untuk memastikan bahwa tidak ada kesalahan penulisan dalam laporan kita. Baca kembali secara teliti dari awal hingga akhir, lalu jika masih ada beberapa kesalahan, seperti salah ejaan atau typo, sebaiknya segera diperbaiki. Pastikan juga bahwa kalimat yang ditulis sudah efektif dan mudah dipahami oleh pembaca.

Akan lebih baik lagi jika tulisanmu diproofread oleh orang lain agar lebih netral. Kamu bisa minta tolong temanmu untuk membaca kemudian memberikan saran terhadap tulisanmu. Atau, kamu juga bisa minta bantuan proofresional yang menyediakan jasa proofreading, seperti Xerpihan.

jasa proofreading dokumen bahasa Inggris
Jasa Proofreading Jurnal dan Tesis, Mulai Rp10.000
[Total: 1 Average: 5]

Leave a Comment