Contoh Parafrasa Puisi dan Panduan Cara Membuat Parafrasa Puisi

Contoh Parafrasa Puisi dan Panduan Cara Membuat Parafrasa Puisi – Puisi merupakan salah satu bentuk karya sastra yang terikat oleh rima, dan irama. Kata-kata yang digunakan dalam sebuah puisi biasanya adalah sebuah kiasan sehingga sulit dipahami oleh beberapa orang. Salah satu cara yang biasa dilakukan untuk memahami puisi adalah dengan membuat parafrasa puisi. Lalu tahukah kamu apa yang dimakud dengan parafrasa puisi?

Jasa Parafrase Kalimat Bahasa Indonesia dan Inggris
Jasa Parafrase Kalimat, Mulai Rp10.000

Dalam Artikel ini akan dibahas pengertian parafrasa puisi, bagaimana cara membuat parafrasa puisi, dan contoh parafrasa puisi. Jadi, untuk memahami apa yang dimaksud dengan parafrasa puisi, simak penjelasannya berikut ini.

Baca juga: Aplikasi Parafrase Otomatis

Pengertian Parafrasa Puisi

Apa yang dimaksud dengan parafrasa? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Parafrasa merupakan penyajian kembali suatu tuturan dari sebuah tingkatan atau macam bahasa ke dalam bentuk lain tanpa mengubah pengertiannya. Aktivitas yang ditujukan untuk melakukan hal ini disebut sebagai memparafrasakan.

Jasa Translate Dokumen | Indonesian English Translation Services
Jasa Terjemah Sastra dan Jurnal, Mulai Rp10.000

Berdasarkan pengertian parafrasa di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa parafrasa puisi adalah istilah yang digunakan untuk aktivitas mengungkapkan kembali sebuah sebuah puisi menggunakan cara lain tanpa mengubah maknanya. Biasanya, hasil dari parafrasa puisi adalah sebuah prosa. Tujuan dari parafrasa puisi adalah mengungkapkan makna tersembunyi dari sebuah puisi agar lebih mudah dipahami oleh pembaca.

Cara Membuat Parafrasa Puisi

Setelah mengetahui apa itu parafrasa puisi, tahap selanjutnya adalah mempelajari bagaimana cara membuat parafrasa puisi agar kamu bisa langsung menerapkannya setelah ini. Berikut langkah-langkah dalam membuat parafrasa puisi yang bisa kamu praktikkan.

Pertama, harus membaca keseluruhan puisinya dulu. Sebab dengan begitu, kamu akan lebih mudah dalam mengartikan maknanya nanti. Lain cerita jika kamu hanya membaca satu kalimat dua kalimat kemudian mengartikan, kemudian lanjut lagi ke kalimat berikutnya untuk diartikan. Siapa yang tahu kalau ternyata maksud dari puisi yang diparafrasa ada di bagian akhir?

Setelah membaca keseluruhan puisi, kamu harus tentukan pokok pikiran wacananya. Menentukannya mudah, kamu harus temukan inti-inti yang terkandung. Bisa dicatat jika kamu kesulitan mengingat.

Kemudian dari pokok-pokok yang ada ini, cara membuat parafrasa puisi selanjutnya adalah menyusun inti-inti atau pokok-pokok yang ada. Disusun sampai ketemu maksud utama atau maksud pokok dari puisi tersebut.

Sempurnakan beberapa inti atau pokok yang ada ini, supaya nanti kamu lebih mudah dalam menulis ulang. Kemudian yang terakhir adalah untuk membuat kembali teks dengan bahasa yang lebih umum atau sepemahaman kamu sendiri. Di sini lah hasil dari proses memparafrasakan puisi terwujud.

Baca juga: Struktur Artikel Ilmiah: Berikut Pengertian dan Cara Membuat Artikel Ilmiah

Contoh Parafrasa Puisi Menjadi Prosa

Mungkin saja mengerti bagaimana cara membuatnya saja terasa kurang. Atau mungkin kamu memang seseorang yang lebih mudah mempelajari contoh untuk bisa menerapkan? Tenang saja, berikut akan diberikan contoh parafrasa puisi sehingga kamu bisa mempelajarinya.

Berikut adalah contoh puisinya :

Lima anak kecil

Datang dengan langkah malu-malu

Ke penguburan sore itu

“Ini dari kami berlima

Pita hitam, bunga mawar, di karangan bunga”

Sebab kami ikut berduka, pada bapak yang termakan pandemi

Untuk membuat parafrasa puisi di atas, kamu harus catat dulu beberapa kata yang awam atau tidak berarti sesungguhnya. Seperti misalnya “ke penguburan sore itu”, berarti ke pemakaman di sore hari, agenda pemakaman yang tidak seharusnya.

Kemudian kamu menemukan kata pandemi, di mana orang yang meninggal karena virus harus dimakamkan di waktu khusus (tidak seperti pemakaman biasanya).

Dari beberapa kata yang ada ini, kamu bisa membuat parafrasa seperti di bawah ini.

“Puisi di atas menceritakan lima anak yang sedang berduka karena ayahnya meninggal dunia. Meninggal dunia karena terkena virus pandemi sekarang ini. Mereka mengunjungi makam ayahnya sambil membawa bunga-bunga dan menunggu sampai ayahnya selesai dimakamkan.”

[Total: 0 Average: 0]

Leave a Comment