Jasa Penerjemah Tersumpah dan Reguler, Apa Perbedaannya?

Apa itu jasa penerjemah tersumpah dan perbedaannya dengan penerjemah reguler? Simak jenis-jenis penerjemah dokumen dan perbedaannya di sini.

Apa Itu Penerjemah?

Kata penerjemah merupakan turunan dari kata dasar terjemah. Secara etimologis, kata terjemah berasal dari bahasa Arab tarjamah yang berarti memindahkan atau mengalihkan. Sementara dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, definisi kata penerjemah adalah orang yang mengalihbahasakan.

Secara umum, kata penerjemah diartikan sebagai orang atau alat yang mengomunikasikan maksud dari bahasa sumber ke dalam bahasa target. Bahasa sumber merupakan bahasa asal, sementara bahasa target merupakan bahasa tujuan. Supaya lebih paham, diambil contoh penerjemah bahasa Inggris ke bahasa Indonesia. Dari contoh tersebut, yang dimaksud bahasa sumber adalah bahasa Inggris, sedangkan yang dimaksud bahasa target adalah Bahasa Indonesia. Sementara untuk penerjemah bahasa Indonesia ke bahasa Inggris, bahasa sumbernya adalah bahasa Indonesia, sedangkan bahasa targetnya adalah bahasa Inggris.

Jika ditinjau dari segi bidang kerjanya, penerjemah dikelompokkan menjadi dua jenis, yaitu penerjemah tulis dan penerjemah oral. Pada praktiknya, penerjemah tulis lebih dikenal dengan sebutan penerjemah dokumen atau dalam bahasa Inggris disebut dengan translator. Sementara penerjemah oral atau lisan lebih dikenal dengan interpreter atau juru bahasa.

Jenis-Jenis Penerjemah Dokumen

Secara umum, penerjemah dokumen dibagi menjadi dua, yaitu penerjemah tersumpah dan penerjemah reguler. Apa itu penerjemah tersumpah dan penerjemah reguler, serta apa perbedaan dari keduanya? Simak penjelasannya berikut ini.

Jasa Penerjemah Tersumpah (Penerjemah Dokumen Legal)

Jasa Translate Dokumen

Penerjemah tersumpah adalah sebutan bagi penerjemah yang telah lulus ujian kualifikasi penerjemahan dengan nilai A (minimal 80) dan diambil sumpah atau dilantik oleh pejabat yang berwenang. Sebelum ada aturan Permenkumham, penerjemah tersumpah dilantik atau disumpah oleh Gubernur. Pada saat itu, hanya terdapat dua gubernur yang biasanya melantik penerjemah tersumpah, yaitu Gubernur DKI Jakarta dan Gubernur Jawa Timur. Setelah keluarnya Permenkumham, penerjemah tersumpah diangkat sumpah oleh menteri. Menteri yang berwenang untuk mengangkat sumpah adalah menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang hukum dan hak asasi manusia.

Jasa penerjemah tersumpah bisa menerjemahkan berbagai macam dokumen. Akan tetapi, biasanya penerjemah tersumpah dibutuhkan untuk menerjemahkan dokumen legal seperti akta kelahiran, ijazah, surat nikah, surat cerai, dan transkrip ijazah. Setelah diterjemahkan, dokumen tersebut ditandatangani dan distempel sehingga mempunyai kekuatan hukum yang sama dengan dokumen aslinya.

Jasa Penerjemah Reguler (Penerjemah Dokumen Umum)

Selain jasa penerjemah tersumpah, ada juga jenis jasa penerjemah yang lainnya, yaitu jasa penerjemah reguler. Berbeda dengan penerjemah tersumpah yang diangkat sumpah oleh pejabat yang berwenang, penerjemah reguler tidak dilantik atau disumpah oleh pejabat. Jasa penerjemah reguer biasanya menerjemahkan berbagai macam dokumen yang bersifat umum atau non-confidental.

Umumnya, jasa penerjemah dokumen reguler lebih disukai klien untuk menerjemahkan buku atau ebook, konten website, artikel media massa, artikel ilmiah, jurnal internasional, naskah, dan dokumen lain yang tidak bersifat legal. Hal ini karena tarif jasa penerjemah reguler cenderung lebih murah daripada tarif jasa penerjemah tersumpah. Selain itu, seorang penerjemah reguler yang sudah memiliki cukup jam terbang biasanya juga memiliki kemampuan yang sama dengan penerjemah tersumpah.

Tips Memilih Jasa Penerjemah Reguler

Supaya tidak salah memilih jasa penerjemah reguler, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan saat memilih jasa penerjemah reguler.

  1. Mempunyai kecepatan sekaligus ketepatan
    Sebelum memesan jasa penerjemah, pastikan bahwa penerjemah tersebut memiliki kualitas yang bagus dan mempunyai tim yang solid sehingga dapat menerjemahkan dokumen online maupun offline dengan tepat dalam waktu yang relatif singkat. Salah satu cara yang bisa digunakan untuk memastikan kualitas hasil terjemahan dari jasa penerjemah adalah dengan melihat portofolio jasa penerjemah tersebut.
  2. Menjamin kerahasiaan dokumen
    Selain kualitas hasil terjemahan, kita juga perlu memastikan kerahasiaan dokumen kita. Meskipun dokumen yang akan kita terjemahkan merupakan dokumen biasa, akan lebih baik jika kita memilih jasa penerjemah yang dapat menjamin kerahasiaan dokumen. Hal ini penting agar dokumen tersebut tidak jatuh ke tangan yang tidak bertanggungjawab. Oleh karena itu, pilihlah jasa penerjemah yang menyediakan surat perjanjian kerahasiaan (non-disclosure agreement). Selain itu, jaminan ini juga bisa dilihat dari social proof klien-klien sebelumnya.
  3. Memberikan layanan revisi
    Hal yang tidak kalah penting adalah adanya layanan revisi. Meskipun penyedia jasa penerjemah profesional jarang membuat kesalahan dalam proses menerjemahkan dokumen, ada beberapa klien yang merasa kurang suka dengan gaya penerjemahan atau pemilihan beberapa istilah. Maka dari itu, kita perlu memilih jasa penerjemah profesional yang memberikan layanan revisi gratis sampai klien benar-benar puas dengan hasilnya.

Perbedaan Jasa Penerjemah Tersumpah dan Penerjemah Reguler

Jasa penerjemah tersumpah adalah layanan penerjemah yang memiliki legalitas dari Kemenkumham untuk menerjemahkan dokumen penting yang bersifat legal dan berhubungan dengan hukum. Misalnya adalah akta kelahiran, surat pernikahan, dan surat cerai. Hasil terjemahan dari dokumen resmi tersebut akan mendapatkan stempel oleh penerjemah tersumpah agar memiliki legalitas yang sama dengan dokumen aslinya.

Sementara jasa penerjemah reguler adalah layanan penerjemah yang biasanya menerjemahkan dokumen umum yang tidak memerlukan legalitas hukum. Misalnya penerjemahan buku, konten website, artikel, dan jurnal.

Seorang penerjemah reguler atau tidak tersumpah bukan berarti memiliki kualitas penerjemahan yang lebih rendah daripada penerjemah tersumpah. Bahkan tidak jarang juga beberapa penerjemah reguler yang sudah mempunyai jam terbang tinggi menghasilkan kualitas penerjemahan yang lebih baik dari jasa penerjemah tersumpah. Hanya saja jasa penerjemah reguler tidak bisa melegalkan dokumen hasil terjemahan yang sifatnya berhubungan dengan hukum. Maka dari itu, saat memilih jasa penerjemah, kita perlu menentukan dahulu apakah dokumen hasil terjemahannya membutuhkan legalitas atau tidak. Jika tidak membutuhkan legalitas, akan lebih hemat jika kita memilih jasa penerjemah reguler yang memiliki cukup jam terbang. Namun, jika memerlukan hasil terjemahan yang legal di mata hukum, akan lebih baik jika memilih jasa penerjemah tersumpah.

[Total: 0 Average: 0]

Leave a Comment